PEMIMPIN PUJIAN

Standard

(Dibawakan dalam “Workshop Pemimpin Pujian” Komparem GKJ Kebonarum

ILUSTRASI

Johny kecil sedang diuji untuk ikut serta dalam pertunjukan sekolah. Ibunya tahu bahwa ia sangat ingin untuk ikut serta, akan tetapi takut bahwa ia tidak akan terpilih. Pada hari peran-peran ditetapkan, sepulang dari sekolah Johny lari ke pelukan ibunya dengan sangat gambira dan bangga. Dia berkata, “Ibu, saya terpilih untuk menjadi tim tepuk tangan dan sorak sorai”.

Lalu dari kartu rapornya yang sangan bagus nilainya, ada sebuah catatan tentang pertunjukan sekolah itu: “Johny ikut ambil bagian dengan sangat baik dalam pertunjukan tahun ini, dengan peran sebagai tim tepuk tangan dan sorak sorai yang sangat membantu”.

“Apapun bagian yang diberikan kepada kita dalam sebuah pelayanan, intinya adalah: kita harus mau dan mengerjakannya dengan sangat baik”

Hari ini, kita akan berbagi mengenai Pemimpin Pujian dalam Persekutuan.

Teman-teman yang telah dikaruniai kesempatan, ayo kita memberikan yang terbaik untuk Tuhan.

Tuhan sendirilah yang memanggil kita melalui SHAPE kita (spiritual gift, heart, abilities, personality, experience) menuju tugas pelayanan ini.

Sebelumnya, kita akan belajar mengenai makna pujian dan penyembahan.

MAKNA PUJIAN DAN PENYEMBAHAN

Penyembahan SAMA PENTING dengan firman Tuhan.

Tidak dapat meremehkan pujian dan penyembahan

Mengapa setiap hari selama 24 jam malaikat di Surga menaikkan pujian dan membentuk paduan suara kepada Tuhan?

Ternyata teman-teman, pujian dan penyembahan itu sangat penting dalam ibadah kita, ternyata Tuhan sangat menyukai pujian dan penyembahan.

Oke, mari kita lihat, apa sih sebenarnya pujian dan penyembahan itu.

Puji = pujian = masuk ke hadirat Tuhan

Penyembahan = menikmati hadirat Tuhan

Ilustrasinya à orang yang memuja dewa-dewa

Penyembahan:

  1. dialog yang rutin, penuh kasih dan konstan antara manusia dengan Tuhan yang dilakukan setiap hari.
  2. pengungkapan kasih melalui pujian dan pengagungan kepada Tuhan
  3. Kemampuan untuk mengagungkan Tuhan dengan seluruh keberadaan kita, roh, tubuh dan jiwa
  4. Abraham (Kej 22: 5); Ayub (Ayub 1: 20); Daud (II Sam 12: 20) à setiap hidup orang ini selalu dipenuhi dengan pujian dan penyembahan.

MENGAPA MEMUJI TUHAN DALAM PERSEKUTUAN

- Kita diciptakan untuk memuji Dia. Yes. 43:21

- Merupakan korban syukur bagi Allah

- Merupakan pelayanan bagi Allah (I Taw 9: 33; 16: 4)

- Merupakan kesaksian bagi Allah kepada umat-Nya dan dunia (Ulangan31:14-32:1-43)

- Buatan tangan Allah (Matius 21:15-16)

- Membangun dan mempertahankan persekutuan (Efesus 5:19)

- Ada kuasa didalam puji-pujian. Maz.149:6-9

- Mengajar, menegur, menasihati (Kolose 3:16)

- Tuhan sangat senang dengan pujian (lihat Yosua)

Teman-teman, ternyata pujian dan penyembahan itu penting sekali ya…Tuhan sangat suka sekali ketika kita memuji Dia dan mengagungkan namaNya.

Coba teman-teman, apa yang kalian rasakan ketika kalian memuji Tuhan (Bandingkan dengan lagu-lagu dunia).

Jadi, setiap orang itu pada dasarnya adalah penyembah.

KAPAN MEMUJI TUHAN

Nah, kapan kita melakukan pujian dan penyembahan itu ya?

1. Dalam keadaan gembira. Yak. 5:13.
2. Dalam keadaan tertekan. Maz.42:6.
3. Disetiap waktu. Dipagi hari. Maz.57:9. Dimalam hari. Maz. 119:62. Siang malam. 1 Taw.9:33. Disegala waktu. Maz.34:2

BAGAIMANA MENJADI PENYEMBAH YANG BENAR

Dasar utama didalam kita memuji Tuhan adalah kita tidak memakai cara kita tetapi cara Tuhan. ALkitab banyak berbicara tentang cara-cara memuji Tuhan.

Ada dua prinsipnya:

  1. kita masih ingat kan bahwa setiap orang itu adalah penyembah? Jadi menyembah dan memujilah.
  2. penyembahan bukan saat persekutuan saja, tetapi penyembahan itu adalah gaya hidup teman-teman.

Teknis menyembah dan memuji:

  1. Mengangkat Tangan. Maz.63:5, Maz.134:3, Nehemia 8:6, Maz.141:2.
    Mengapa mengangkat tangan?
    a. Tanda penyembahan kita kepada Dia. 1 Sam.4:4 dan 1 Taw. 13:6 bentuk tangan yang mirip dengan sayap malaikat Kerubim pada Tabut Perjanjian.
    b. Gambaran seorang bayi yang minta digendong atau dipeluk oleh bapanya.
    c. Lebih mudah berkonsentrasi (terutama didalam doa).
    d. Tanda keterbukaan hati kepada Tuhan (pekerjaanNya).
    e. Menerima apa yang Tuhan kerjakan didalam hidup kita (sikap yang pasrah)
  2. Bertepuk Tangan. Maz.42, 47:2, 2 Jaj.11:12. Didlaam tradisi bangsa Yahudi bertepuk tangan bukanlah untuk sekedar memberi “beat” tetapi sebagai salah satu bentuk “make joyful noise” kepada Tuhan
  3. Berdiri. 2 Taw.5:13, Maz.134:1.  Merupakan tanda hormat dan kesiap siagaan. Kalau kita duduk maka kesiap siagaan itu menjadi berkurang dan pikiran bisa melayang-layang sehingga iblis bisa menggunakan kesempatan itu untuk meltakkan kakinya. Ep.4:27. (Faathald)
  4. Membungkuk, sujud bertelut dan tertelungkup. Maz.95:6, Wah.19:4, Wah.4:10, Kej.19:1, Yes.55:14. Ini adalah bentuk-bentuk dari ekspresi kita didalam menyembah Dia
  5. Bernyanyi dengan suara yang keras. Maz.26:7. Bernyanyi dengan Bahasa Roh. 1 Kor.14:15
  6. Menari-nari. Maz.149:3, 150:4, 2 Sam.6:14-16, Kel.15:20-21. Tarian penyembahan
  7. Berteriak. Maz.47:7, Maz.35:27. Berteriak dalam bahasa Ibraninya HILLEL yaitu kata dasar dari Halleluyah yang berarti berteriak dengan keras dengan penuh sukacita
  8. Memainkan Alat-alat Musik. MAz.105:3-5. Ditangan para penyembah dan pemazmur maka alat-alat musik menjadi “Praise” dan bahkan bernubuatpun bisa menggunakan alat-alat musik. 1 Taw.25:1-3.

Wuah, jadi banyak ragam dan cara menyembah dan memuji Tuhan ya Teman-teman.

Nah, sekarang kita akan segera masuk pada materi pemimpin pujian karena semua yang dipilih di tempat ini adalah para pemimpin pujian kan?

PEMIMPIN PUJIAN

Sebuah Dasar (Roma 12: 1)

Ibadah yang sejati adalah mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup.

Jadi, bohong kalau kita bilang kita mengasihi Tuhan tapi ditunjuk sebagai pemimpin pujian tidak mau.

Alasan: tidak pandai, tidak bisa

Alternatif: memang tidak semua orang diberi talenta untuk menjadi pemimpin pujian. Tapi bagaimana kita tahu itu bagian kita atau bukan? Kita harus tanyakan kepada Tuhan, direnungkan dahulu (contoh: Momon). Ingat ilustrasi tadi? Walaupun tidak bisa, lakukan yang terbaik.

Memimpin puji-pujian adlaah suatu “Seni” yang perlu dipelajari, ditekuni, dan dipraktekkan, dimana hal ini tidak bisa didapat secara cepat dan mudah tetapi melalui proses yang cukup lama dan itu tergantung individu.

Seorang Pemimpin Pujian:

1. Pemimpin pujian harus seorang worshipper, bukan seorang yang suka menyembah tetapi seorang penyembah.

2. Kehidupan rohani yang baik (dewasa), bukan seorang yang baru bertobat.

3. Harus mengenali style dari puji-pujian gereja atau persekutuannya.

4. Mempunyai level musikalitas tertentu (skill).

5. Mempunyai nama baik didalam gereja/persekutuan.

6. Harus bisa membaur sebagai bagian dari team tersebut.

7. Harus bisa menekuni bidangnya. Mempunyai personalitas yang hangat dan ramah (menyenangkan) bukan yang intr

Kemampuan/ Ketrampilan Pemimpin Pujian:

1. Mampu bernyanyi.

2. Didalam memimpin pujian harus tetap pada nada suara satu  (melody tsb) kecuali jika singernya menyanyikan suara satu maka kemudian baru pemimpin pujian bisa melakukan improvisasinya.

3. Bisa menguasai keadaan kalau lagunya salah kunci.

4. Menguasai tempo dan macam-macam irama dari lagu yang dinyanyikan (stabil didalam tempo).

5. Bisa memulai sebuah lagu dengan irama dari yang tepat sekalipun dari berhenti.

6. Mampu berkomunikasi dengan pemain musik serta singers (dengan memakai bahasa tanda

7. Kemampuan untuk menyatukan anggota jemaat (mengontrol jalannya kebaktian, memberi motivasi kepada jemaat)

8. Mengadakan kontak mata dengan jemaat

9. Susunan tempat duduk jemaat

10. Perencanaan dalam ibadah/persekutuan

11. Kemampuan untuk mengenal situasi dan penyesuaian diri

12. Memimpin dengan penuh semangat

13. Susun dan hafal lagu (persiapkan lagu)

14. latihan

15. siapkan permainan atau ice breaking

16. ikuti pimpinan roh kudus

Segi pemimpin pujian yang baik (4):

  1. Kekudusan
  2. Ketrampilan
  3. Kepekaan
  4. Ketaatan

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam jalannya persekutuan

1. Berapa banyak saya harus bergerak/pindah tempat?

2. Berapa kali saya mengulangi satu lagu?

3. Kapan saya mengajarkan lagu baru?

4. Berapa orang yang telah mengenal lagu baru yang akan diajarkan?

5. Apakah jemaat telah menguasai lagu yang baru?

Serba Serbi

Ayo sekarang kita berlatih menjadi seorang pemimpin pujian

15 responses »

  1. wah…hebat ya bro…
    session bagus buanget..gua jadi termotivasi
    untuk mengembangkan potensi sebagai pemimpin pujian ne…
    thanks bro..
    God bless

  2. tknz atas tpis yang diberikan oleh teman2, saya juga seorang pemimpin pujian di gerejah saya tkanz for god…gbu all……………

  3. Trimakasih Blog yang sangat memberkati, bolehkah saya mengambil beberapa untuk saya bagikan kepada rekan2 dalam plynn kami???

    • Hello,

      Silakan ambil untuk dibagikan, akan sangat senang. Ada beberapa buku yang bagus, coba baca Worship: Inside Out ya …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s