Siomay…..

Standard

Memang tidak biasanya aku membawa makan siangku ke kantor. Tapi kali ini….di ruangan ini. Sendirian. Aku hampir menangis memandangi makanan siangku. Hatiku benar-benar haru dibuatnya. Lama kupandangi dan tidak segera kumakan karena aku takut kehilangan momen ini.

Di hadapanku ada dua bakwan jagung goreng kesukaanku dan sebungkus siomay asli ikan tengiri.

Kupandangi lagi dengan seksama sajian itu.

Oh, Tuhan. Aku benar-benar tidak bisa menahan air mataku…..

Satu minggu yang lalu, aku bilang sama dua sahabatku bahwa karena pengeluaran bulan desember kemarin yang banyak sekali, uangku bulan ini tinggal 400 ribu. Padahal aku masih harus ke Surabaya. Kemarin malam aku bilang lagi sama sahabatku, uangku tinggal 250 ribu untuk sebulan ini. Dengan uang itu, aku akan sangat berhemat. Aku sudah berjanji karena ini merupakan konsekuensi dari keborosanku di bulan desember.

Tapi hari ini, siang ini, di hadapanku, di mejaku……

Dua bakwan jagung kesukaanku dan siomay asli terhidang…..

Betapa aku tidak bersyukur….

Entah bagaimana caranya, yang kupercaya, aku sangat dipelihara oleh Bapaku. Bahkan di saat aku tidak meminta pun, Dia memberikannya untukku secara berkelimpahan.

Sudah ya….aku mau menikmati siomay ini dulu. Hfllllsssllluuuupppp….zzzzz…….betapa lezatnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s