SALIBKU, BELUM TIBA

Standard

Tidak sanggup memikirkan salib itu
Rasanya semakin dekat
Semakin kuat aromanya
Tapi belum jelas rupanya
Siluetnya pun belum teraba
Jauh tapi terasa sangat dekat
Kapan salib itu datang
Aku menanti dengan kegelisahan
Aku bersabar dengan pertanyaan-pertanyaan
Inikah, itukah, biar segera kupanggul
Tentu dengan ketidakmampuanku
Tapi bukan ini, bukan itu pula
Semakin kuat kuberlari menyongsongnya
Semakin aku merasa bodoh karena kerap keliru mengira
Salib itu, salib yang kunanti dengan cucuran air mata
Aku tidak sanggup memikirkannya
Kecuali oleh kasih karuniaMu
Untuk itulah, kumohon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s