US Journey Part 1

Standard

Setelah selesai mengurus semua perlengkapan, inilah yang harus dijalani: sebuah perjalanan panjang dan lumayan melelahkan tapi menyenangkan. Hihihihihi.

Image
Setelah check in di Bandara CGK (jangan lupa bawa: passpor visa, DS2019, uang Rp 200.000 untuk boarding pass, KTP, surat dari Fulbright, dan beberapa form lain yang disimpan di satu tempat yang mudah diambil karena selalu diambil sewaktu-waktu). Setelah membayar boarding pas, kamu akan dapat 3 ticket boarding pass (Jakarta – Negara X, Negara X-US, US-US). Bawa tiket itu di tempat yang paling mudah dijangkau, kalau bisa jadikan satu sama dokumen-dokumen sebelumnya tadi di tempat yang aman dan paling mudah dijangkau. Setelah itu, kamu diminta menimbang baggage, kalau 23 kg, syukurlah. Saranku, bawa 1 bagasi dan 1 tas saja di kabin, kalau bisa tas sedang, jangan terlalu besar atau kecil dan tidak perlu banyak barang di cabin. Benar-benar melelahkan membawa 2 tas keliling-keliling bandara besar-besar. Hihihi. Setelah semua beres, kamu akan dikasih paspor visa, 3 ticket boarding pass, dan sticker bagasi kecil (jangan sampai hilang). Nanti sesampainya di port of entry di US, bilang ke petugas kalau bagasimu minta langsung diambil di negara tujuan terakhir dengan menunjukkan sticker bagasi kecil ini. Setelah dari counter check in, kita langsung menuju imigration. Prosesnya ternyata lebih mudah dari tahun-tahun lalu, tinggal serahkan paspor visa (minta petugas untuk tidak melepas form DS 2019 yang distapler dengan paspor kita, biarin aja begitu). Setelah memastikan paspor visa kita di stampel, kita menuju gate yang tertulis di boarding pass kita dan menunggu di situ sampai pesawat boarding dan lepas landas. Daaaaaaa Indonesia.

Di Pesawat
Pilih tempat duduk jangan dekat jendela, gak enak banget deh. Mendingan pilih tempat duduk yang di row tengah, trus pilih yang pinggir. Nah, itu pas banget buat bobok. Trus pilih seat yang tengah aja, jangan yang belakang banget atau depan banget. Nah, setelah dudun nyaman, berdoalah. Setelah itu ikuti semua petunjuk pramugarinya. Oya, kalau nggak ngerti apa yang diomongin pramugarinya jangan takut untuk TANYA dan TANYA dan TANYA, atau bilang: PARDON dan PARDON dan PARDON (artinya: maaf, tolong diulangi). Nah, setelah berdoa, minum antimo, makan snack (nanti diberi snack di pesawat. Dan untuk yang ke Jepang ini snack nya lumayan enak, ada coklatnya), baca-baca bentar, nonton bentar, kantuk datang, langsung pasang slimut dan tidurlah dengan super nyenyak. Hal ini suangat suangat penting untuk mengatasi jet lag. Bangun-bangun, sudah hampir sampai deh. Nah, setelah sampai di bandara negara X, dalam kasus saya Narita, Jepang, langsung cari papan INTERNATIONAL CONNECTING FLIGHT dan cari Gate kita di situ. Benar-benar pelototin sampai ketemu soalnya tulisan kecil dan cepet ganti. Setelah ketemu di gate berapakah kita, misalnya saya: 10.45 Chicago UA9679 Gate 54, langsung cari INTERNATIONAL CONNECTING FLIGHT room dan masuklah. Nanti barang-barang kita akan diperiksa. Perhatikan betul jangan sampai ada yang tercecer. Ini juga keuntungan bawa barang di cabin hanya sedikit, memudahkan keluar masuk kalau lagi diperiksa (haduh, aku bawa 2 tas cabin ternyata cukup berat.

Di Ruang Tunggu

Langsung tanya ke petugas gimana caranya pakai wifi. Setelah bisa, langsung connect dan kasih kabar ke orang-orang, terutama keluarga. Setelah itu, relax, minum, makan, ke toilet, dan tunggu sampai penerbangan berikutnya. Hihihihihihihihihi……

Sekian dulu ya sesi ini. Kita sambung nanti ke cerita hari selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s