US Journey Part 2

Standard

Dua belas jam di pesawat merupakan perjalanan yang panjang dan melelahkan. Setelah masuk ke pesawat jangan lupa berdoa dahulu. Setelah itu, baca, nonton, tunggu sampai snack dan lunch datang. Setelah semua di santap, minum antimo lalu tidurlah.  Waktu bangun jangan lupa ke kamar kecil untuk pipis karena perjalanan masih panjang. Lalu, nonton lagi atau baca lagi (di LCD pesawat tersedia banyak sekali film yang bisa dinikmati). Di tengah-tengah perjalanan, pramugari nanti akan membagikan 2 kertas kecil (clearance baggage dan I-94). Dua-duanya harus kamu pegang. Kalau pramugarinya belum memberi harus meminta dan harus dua form kecil ini. Yang satu isinya tentang barang-barang yang di bawa, yang satu form untuk imigrasi yang harus disimpan sampai kita pulang ke Indonesia nanti. Pokoknya pastikan sudah mendapat dua fom ini ya. Setelah dapat, silakan diisi. Petunjuk pengisiannya sudah ada di LCD pesawat. Tinggal buka information, trus document USA, nah di situ ditunjukkan dengan jelas cara mengisinya. Setelah tahu cara mengisinya, langsung saja diisi di pesawat jangan menunggu turun pesawat dulu karena nanti antri di imigrasinya bisa panjang banget. Setelah form terisi, simpan dekat dengan paspor visa dan DS2019 kamu ya. Setelah 12 jam perjalanan ditempuh, sampailah ke Chicago karena aku harus ikut pre academic dulu di Ohio 3 minggu. Kalau nanti kamu cari tiket, cari dari Narita langsung LAX saja, lebih dekat.

Turun dari pesawat kita langsung menuju ke immigration-transit (kalau transit), kalau tidak transit yak e immigration-visitor (ikuti aja orang-orang yang menuju ke situ kalau bingung jangan pernah sungkan untuk bertanya seperti ini, “Mam/ Sir, would you please show me where immigration for visitor is”. Nah, antrilah di situ sampai mendapat giliran. Setelah sampai waktunya, nanti kamu akan diminta sidik 4 jari lalu jempol (semua kanan dan kiri). Pastikan menampilkan wajah meyakinkan dan jangan takut atau gugup. Lalu, serahkan paspor visa, DS2019, dan 2 form kecil yang tadi sudah diisi di pesawat. Pastikan petugas sudah memberi stempel pada form-form tersebut termasuk visa dan DS 2019-nya. Kalau petugas terlalu cepat bicaranya dan kamu tidak mengerti, katakan, “Would you please be slow down because I not good in English. Thank you”. Setelah dari imigrasi, langsung menuju ke pengecekan bagasi. Nah, ini dia aku musti bilang lagi kalau akan sangat-sangat baik membawa 1 kopor (tas besar) dan 1 tas jinjing saja. Pokoknya minimalis lah. Bandaranya besar sekali, pengecekannya banyak sekali, antrinya panjang sekali. Aku mengalami pegal-pegal yang luar biasa dengan 2 tas dan 1 kopor. Apalagi kopor besar yang susah kuangkat sendiri (kopor sama orang besar kopornya. Hihihihihi….).

Setelah masuk ke pengecekkan dan dinyatakan bersih, langsung menuju ke gate penerbangan kamu selanjutnya (kalau ada). Nah, untuk yang ini, cari petugas di dekat situ lalu tunjukkan tiketmu dan tanyakan, “Would you please show me where should I go to check in the flight in this ticket?”. Lalu, pergilah ke gate yang ditunjukkan petugas (biasanya harus naik train dulu dan berjalan jauh melalui pengecekan lagi baru sampai ke gate sesuai dengan penerbangan kita (lihat di board yang memasang jadual-jadual penerbangan).  Kalau tidak ada penerbangan lanjutan ya tinggal cari exit alias pintu keluar dan keluar. Sampai…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s