Satu Bulan

Standard

Waktu usiamu satu bulan, berat badanmu sudah naik dari 2.9 kg menjadi 4.3 kg. Minum susumu kuat sekali, meski terkadang ibu cemas waktu asinya hanya keluar sedikit. Tetapi, sesuai rumus yang ibu baca, ibu harus terus meminumkannya padamu. Prinsipnya, jika payudara dikosongi, maka produksi asi akan semakin banyak. Ibu melakukannya, Nak, memerah asi siang dan malam supaya kamu bisa mendapat asupan cukup.

Herniamu masih ada di tempatnya, Nak. Tapi ibu sudah tidak khawatir karena Bapa yang memelihara dan menyembuhkanmu. Kamu pun masih suka mengeliat dengan suara keras, wajahmu menjadi merah-hitam. Hahahaha … lucu sekali, tetapi kasihan juga ibu melihatnya. Andai kau sudah sedikit gemuk, pasti ibu akan peluk dengan erat. Sekarang, ibu belum berani, Nak.

Abe, 1 month

Abe, 1 month

IMG_6925 IMG_6950

Ibu berusaha menciptakan sebuah rutinitas buatmu. Menurut yang ibu pelajari, jika rutinitas dibiasakan dari kecil, maka kamu akan mudah mengelola waktumu kelak. Tetapi, ibu tidak berhasil, Nak. Karena kamu sering gelisah kalau mau buang air, maka waktu tidur, nenen, dan buang airmu jadi tidak menentu. Ibu juga sempat gelisah memikirkan tidurmu yang hanya sebentar-sebentar. Apalagi, kamu sangat suka merintih di malam hari atau subuh. Aduh, hati ibu hancur.

Tapi senyum-tanpa-gigi-mu itu mengalihkan kecemasan Ibu. Ibu damai sekali melihatnya tersungging di bibirmu. Meski kau tidak secara sengaja tersenyum pada ibu, ibu tahu kau sudah merindukan bisa melakukannya. Terima kasih untuk penghiburannya, Nak. Satu bulan pertama, ibu jatuh hati padamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s