Enam Bulan – Babak Baru – Duduk, Makan, Bernyanyi

Standard

Kalau boleh jujur, usia enam bulan adalah usia yang sangat kami nantikan. Pertama, ini adalah usia si bintang kecil lulus asi eksklusif enam bulan. Terima kasih, Tuhan, Bintangku diijinkan minum susu ibu full sampai enam bulan. Nah, tantangan selanjutnya adalah bergulat dengan menu untuk Makanan Pendamping Asi (MPasi).

Susah susah gampang sih. Gampangnya, di media sudah tersedia sekian banyak referensi untuk para ibu supaya tidak bingung lagi memilih menu untuk si kecil. Susahnya, saking banyaknya, terkadang informasi satu tidak sama, bahkan bertentangan dengan yang lain. Di sinilah hikmat itu diperlukan.

Saya pun berdoa supaya saya bisa memilih menu yang paling baik untuk si bintang kecil. jadi, setelah membaca referensi atau testimoni dari orang, saya juga melihat kandungan gizi tiap tiap makanan serta melakukan pengamatan dan studi terhadap bahan-bahan makanan yang akan digunakan. Repot ya? Iya, tapi percayalah, it is worth it.

Dengan jerih ini, selain kita bisa memberikan menu paling baik bagi buah hati, si kecil juga bisa merasakan kasih kita bagi dia. Inllah cara paling awal untuk mengajarkan kepadanya tentang kasih.

Kembali ke menu makanan. Pertama kali, saya memberi makan anak saya bubur beras dengan asi. Hmmmm … dia sangat lahap. Saya berikan sehari sekali. Tetapi di hari ke dua, saya terpengaruh oleh orang sehingga saya memberikan mpasi langsung tiga kali. Walhasil, anak saya susah bab. Sedih deh. Lalu, saya ulangi lagi prosesnya dari awal. Minggu pertama, anak saya berkenalan dengan karbo: tepung beras, kabocha, bubur nasi halus, dan tetap asi full tanpa susu tambahan. Minggu ke dua, saya kenalkan pada makanan tunggal buah: alpukat, apel, pisang ambon, pepaya. Dia kesulitan bab lagi di minggu ini. Kata dokter karena pisang ambon. Maka, kami tidak berikan lagi. Minggu ke tiga, saya mengenalkan pada sayuran: brokoli dan tomat. Setelah selesai perkenalan dengan menu tunggal tanpa bumbu sama sekali (no salt, no sugar), minggu ke empat, saya perkenalkan dengan makanan campur. Pertama, bubur beras, brokoli. Lalu, kentang, wortel, bayam. Diberikan tiga kali dalam porsi kecil, dan diselingi jus atau buah buahan. Hmmm … saya melalui bulan ke enam dengan si bintang kecil dan ayahnya dengan sangat excited. Thanks God for this blessings.

Yang lebih seru lagi, si bintang kecil sudah mulai bisa duduk tegak dan bernyanyi. Tiap pagi, siang, dan sebelum tidur malam, dia akan mengeluarkan suara “mamamamamamama ….. papapapapapapa …. dah …. dah …. caaaaa” dengan nada yang lucu dan unik. Ah, Bintang kecil, Ayah dan Ibu takjub pada penciptamu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s