Sembilan Bulan Bintangku

Standard

5 Oktober 2015, Bintangku sudah berusia Sembilan bulan. Dalam tahap perkembangan anak usia dini, dia sudah memasuki step akhir sebagai bayi (0-3, 3-6, 6-9, 9-12 bulan). Betapa bahagianya menyaksikan setiap pertumbuhannya selama 9 bulan ini.

20150925_075207

Meskipun sudah cukup familiar dengan fakta bahwa berat bayi akan stabil di usia ini, tetap saja ada sedikit kekhawatiran. Berat dan tinggi badan Bintangku belum juga bertambah secara signifikan. Di usia ini, beratnya 8.3 kg dan tingginya 66 cm. Dia sempat diare karena makan beras merah sangria yang terlalu gosong. Aduh, waktu si kecil sakit, rasanya sedih sekali. Waktu itu, ayahnya sedang pergi ke luar pulau dan embah pengasuhnya sakit kakinya. Walhasil, ibu harus cuti dua hari untuk bolak balik rumah sakit memeriksakan si kecil, cari obat, meminumkannya dengan susah payah. Tapi puji syukur, anaknya tetap ceria. Setelah lima hari, diarenya sembuh. Lega.

Secara motorik kasar, perkembangan si kecil cukup memukau. Dia sudah bisa melambaikan tangan jika ada orang yang permisi pergi, atau lewat di depannya. Dia juga sudah bisa menggoyang-goyangkan tangan tanda memanggil orang untuk datang. Dia sudah berdiri dengan tegak, berjalan sedikit dengan berpegangan pada tembok, lemari, rak, aqua gallon. Lucu sekali. Bintangku juga sudah bisa menjumput benda benda kecil dengan jari telunjuk dan jempolnya. Yang membuat ibu sangat bangga, si baby sudah bisa turun dari tempat tidur sendiri tanpa dibantu. Jadi dia akan berada di tepi tempat tidur, menurunkan satu kakinya, lalu satu kakinya lagi, dengan tangan berpengangan pada tepi tempat tidur. Setelah berhasil menjejakkan kaki di lantai, dia lalu duduk dengan membanting pantatnya. Hahahaha. Lucu sekali, dia belum bisa duduk dengan pelan-pelan. Setelah berhasil duduk, dia akan tertawa nyengir memperlihatkan dua gigi bawahnya yang sudah tumbuh besar besar.

20150929_175319

Bintangku sangat suka music. Kami membeli sebuah speaker yang terhubung dengan DVD, sehingga dapat memutar lagu-lagu sekolah minggu. Setiap pagi, bangun tidur, kami putarkan lagu-lagu dan dia mulai manggut manggut, maju mundur, menggoyangkan pantatnya, atau menggerakkan tangannya dengan cepat ke atas ke bawah, sambil nyengir.

Oya, Bintangku juga memasuki fase rewel saat ini. Hal ini kemungkinan dipicu karena panas Surabaya juga (39 DC). Setiap hari, ada saja yang membuatnya rewel, tidak menangis, tetapi merintih. Entah kenapa. Dia juga cepat bosan. Sebentar pegang mainan, sebentar mengajar ke luar rumah. Dan, yang paling seru adalah kulitnya menjadi sangat hitam hampir terbakar karena setiap kali dia rewel, embahnya selalu membawa keluar meskipun matahari sangat terik. Haduhhhh. Hahaha. Si baby sudah bisa mengekspresikan emosinya, menolak jika dia tidak mau, meminta jika dia sangat senang, memakan segala makanan dan benda-benda yang menarik perhatiannya, dan sudah tidak mau diatur, tidak mau digendong bayi, sudah tahu ada pesawat, cicak, tokek, dan suara teman-teman dan tetangga yang akrab dengannya. Fase ini cukup menantang, tapi seru sekali. Terima kasih, Bapa, untuk kesempatan merasakan hatiMu melalui anak ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s